Ottosenmiddleton7's website

Our website

02
Ja
Kumpulan Cerpen Humor Untuk Anak
02.01.2017 05:30


Penjelasan Cerita Humor adalah kaul singkat dan pendek secara struktur naratif yang bertujuan membuat manusia tertawa ngakak terbahak-bahak. Kecek humor menggemaskan biasanya berbentuk cerita persepakatan yang diakhiri dengan perkataan lucu yang dihasilkan tuntas permainan pertuturan, Ketidakcocokan beserta logika, omong kosong atau hal lainnya. Mayoritas cerita menggemaskan / humor yang tidak sedikit ditemui pada situs kecek lucu ialah cerita senda-gurau singkat ataupun cerita senda-gurau pendek.

riajenaka. com pada artikel tersebut mencoba untuk membagikan union cerita senda-gurau terbaru yang kami kumpulkan dari bermacam-macam sumber. Tersebut adalah pusparagam cerita gecul banget, terbaik, yang telah diseleksi. Mudah-mudahan Anda siap tertawa ngakak dan menyukai kumpulan karya lucu mengenai belajar dibawah ini.

27 Kumpulan Kecek Lucu Sungguh Tentang Berlatih

1. Karya Lucu Belajar Menulis

Seorang anak yang baru saja mengakar Sekolah Kecil (SD) tatkala pulang maktab ditanya oleh kedua orang tuanya

Permulaan: “Belajar segalanya kau hari ini nak? baca selengkapnya

Budak: “Belajar menulis bu. ”

Ayah: “Apa yang kau tulis nak? ”

Budak: “Tidak tau yah, awak belum memahirkan membaca. ”

2. Cerita Lucu Anak Sekolah Belajar Norma Inggris

Suatu hari di kelas selagi mempelajari kaidah inggris, serta untuk menilik para muridnya guru ini menanyai pada setiap murid yang hadir.

Jongos: “‘WORK’ memiliki arti kerja, kalau ‘WORKING’ artinya bekerja, Paham anak-anak?? ”

Murid2: “Paham..!! ”

Jongos: “Sekarang kalian cari istilah lain, mulai dari Ateng. ”

Ateng: “‘SING’ berarti nyanyi, oleh sebab itu ‘SINGING’ artinya bernyanyi. ”

Guru: “Pinter, sekarang Mono? ”

Mono: “‘SONG’ artinya LAGU maka kalau ‘SONGONG’ artinya BELAGU! ”

3. Cerita Gecul Belajar Maksim

Di Famili Bahasa Indonesia SMA Bulugan, Pak Inang Semar padahal mengajar Peri-bahasa, kemudian dia memberikan urusan ke murid-murid di famili:

Semar: “Anak-anak coba kalian lanjutkan peribahasa ini, Jongos kencing lahir, murid berkemih..? ”

Petruk: “Murid kencing berlari! ”

Semar: “Salah! ”

Gareng: “Murid kencing di serawal! ”

Semar: “Goblok, khilaf! ”

(Ruang kelas menjadi hiruk pikuk, sebab murid pada kebingungan) Tiba-tiba si Nunung membawa tangan,

Nunung: “Murid kencing bernanah!! ”

Semar: “Hah..!, apa mempunyai itu? ”

Nunung: “Artinya, waktu daftar kemping ahad kemaren abdi lihat Pak Guru Semar kencing lahir dibawah pohon mangga, adapun hari tersebut si Ateng nggak merasuk sekolah, pendapat keterangan dokter dia nyeri kencing nanah..! ”

Semar: “..? ”

Murid: “Hore.. hore seratus! ”

4. Kecek Lucu Memahirkan Berhitung Beserta Guru Genit

Bu Jongos: “Anak2 ayo kita bersekolah berhitung!! ”

Murid: “YA BU!!! ”

Bu Hamba: “Coba Ciling kamu balas pertanyaan embuk, berapa perolehan dari 5 x 5 =? ”

Bagong: “GAK TAU MAMA! ”

Bu Guru: “Kok gak terbuka? ”

Bagong: “GAK TAU kenapa ibu begitu mempesona. ”

Mama Guru: “Ouhhh mmuaach mmuacch. ”

Mama Guru: “Heh lo wajah semplak jawab pertanyaan pangkal, berapa perolehan dari 9x9x8x7: 5 =? ”

Mono: “Busetttt redup banyak Mama!! ”

Bu Guru: “Dasar kamu akur, bukannya elakan malah ngelunjak!! (PlAKKkk kena gampar kiri-kanan)”

Bu Hamba: “Ok hari ini kamu seri muka jamban.. buatan hasil dari 896×7: 7×2=?? ”

Ateng: “Haaahhh GAK TAU MAMA!!! ”

Mama Guru: “Dasar gublokkkk sampeyan ya!!! ” (KEplAakkKK langsung gampar kiri-kanan-atas-bawah)

Bu Inang: “Nah sekarang kamu akur imut, 5+5 =?? ”

Bagong: “DELIMA BU!!! ”

Bu Jongos: “kok delima? ”

Ciling: “DELIMA hamba tanpamu mama. ”

Bu Guru: “Oouh co cweet amat kamu.. MMuuaaccchhh”

Mono Dan Ateng: “Gebukin aja yok nih Guru kolektif si kamprett. ”

5. Cerita Cura Belajar: Suku Kuda

Suatu pagi didalam kelas yang penuh ria, anak anak bersiap untuk belajar. Bidang pertama adalah Matematika, permulaan guru mengakar kedalam ruangan disambut salut dari murid muridnya. Sebelum pelajaran dimulai ibu inang bertanya lawan murid muridnya.

Guru: “Anak anak, sapa yang tahu melihat kuda..?? ”

Murid: “Saya,.!! ”

Guru: ” Sekarang permulaan mau bertanya,.. Kuda kakinya ada berapa coba,.?? ”

Murid: “Emmmmpppaaattttt,..!! ”

Inang: “Sekarang buktikan kita kurang bersama tentu.. ”(sambil memunculkan gambar aswa dan memajangnya di rumah tulis)

Jongos: “Semuanya lihat kegambar ya.. kaki kepil kuda terdapat berapa coba,..?? ”

Murid: “Duuaaaa.. ”

Guru: “Kaki Belakang,.?? ”

Murid: “Duuuuaaaaa,.. ”

Jongos: “Kaki kanannya ada buatan,..?? ”

Murid: “Duuuaaa.. ”

Guru: “Kaki kirinya buatan..?? ”

Murid: “Duuuuaaa.. ”

Guru: “Sekarang jumlah kakinya ada buatan..? ”

Murid: “Delapan,. ”

Guru: “Delapan apa empat,.?? ”

Murid: “??!!?? ”

6. Kaul Lucu Mencari ilmu Korupsi

Ciling adalah bujang seorang penata laksana negara yang bertugas pada bidang ekonomi. Kebetulan, Bagong pun adalah bendahara di sekolahnya. Unik hari, ia ketahuan menggunakan uang mutu itu untuk keperluan karakter. Dipanggillah ia ke ruang guru.

Guru: “Mengapa saudara gunakan duit itu untuk kepentinganmu sendiri? Padahal itu kan duit milik temanmu! Apakah saudara sedang terjepit? ”

Ciling: “Tidak, Mama.. ”

Guru: “Lalu kenapa? Cepat bicarakan! Jika gak, akan beta laporkan terhadap ayahmu!! ”

Bagong: “Laporin aja, Mama! Toh bapak saya yang mengajarkannya lawan saya. ”

7. Kecek Lucu Bersekolah Mengajar

Mama Guru: “Sebutkan binatang yang bisa muncul di 2 alam? ”

Bagong: “Katak! Di tanah dan di air. ”

Bu Jongos: “Baguusss. Jajal kamu Ateng sebutkan contoh lainnya satwa yang tampak di 2 alam? ”

Ateng: “Babi ngepet Bu! Di tempat nyata serta alam goib! Ekekekek.. ”

Bu Jongos: (Keselek penggaris)



8. Kecek Lucu Bidang Biologi

Mama Guru: “Sekarang sebutkan satwa yang peranti kelaminnya pada punggung? ”

Ateng: “Huahahah kalo kencing muncrat ke udara dong Bu? ”

Bagong: “Ngaco nih Ibu, mana ada binatang kelaminnya di punggung? ”

Bu Guru: “Ada loh! ”

Gareng: “Apaan Bu? ”

Bu Guru: “Kuda lumping! ”

Ateng: (Mikir lama)

kemudian mutu bubar..

9. Cerita Menggemaskan Belajar: Sekolah Dasar Kurang Ajar

Ibu Jongos: “Apa lagu kebangsaan Nusantara? ”

Petruk: “Parah deh Ibu, lagu kebangsaan Indonesia aja mencapai berbatas ga tau?! ”

Gareng: “Dengar ya Bu, kita ke bersekolah tuh ingin belajar, meski untuk ditanya-tanyain ­seperti tersebut. Mumet ndasku! ”

Mono: “Kalo besar nanya warisan Ibu jadi polisi aja. ”

Bu Guru: (jejelin kapur satu-satu)

10. Nasihat Lucu Belajar: Siswa Jelita

Bu Inang: “Baik, sebelum pulang siap yang target bertanya? ”

Ateng: “Saya Bu! ”

Bu Jongos: “Iya, apa pun pertanyaannya? ”

Ateng: “Maukah Ibu menjadi pacarku? ”

Bu Guru: “Orang pilau kamu rencana jadi belahan diri Ibu? Huek! Ga pentes! ”

Ateng: “Trus orang2 ganteng kayak saya itu pantesnya oleh karena itu pacar sapa dong Mama? ”

Bu Guru: “Kamu ini kejam sekali! Maktab itu yang bener. Bersekolah dengan sungguh-sungguh tekun. Punya suara ga sih kamu? ”

Ateng: “Punya dong Bu.. ”

Bu Guru: “Apa cita-citamu? ”

Ateng: “Dulu cita-cita aku ingin oleh sebab itu pilot, tapi semenjak merasuk sekolah serta ketemu Pangkal, cita-cita abdi berubah ingin membahagiakan Pangkal..

Bu Inang: “Ateng..!! Awak kalo tetap suka godain Ibu, Embuk akan panggil kepala sekolah! ”

Ateng: “Dih tidak dong Bu, panggil Mas aja kendati lebih susur.. ”

Mama Guru: “Ampun Tuhan! ” (pingsan manja)

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!